Moskow takkan menangis….


Foto: CNN (diambil dari Youtube)

Moskow – Sebuah serangan bom maut di bandara tersibuk di Rusia pada hari Senin (25/1/2011) merupakan sebuah pukulan untuk ‘tandem’ dua pemimpin Rusia, Presiden Dmitry Medvedev dan Perdana Menteri Vladimir Putin. Serangan teroris ini ibarat mimpi di siang bolong yang mengaburkan upaya untuk menarik  investasi asing dan menjamin keamanan Rusia.

Ledakan bunuh diri, yang menewaskan sedikitnya 35 orang dan melukai sekitar 150, dianggap sebagai kegagalan Putin untuk menghentikan pemberontakan setelah lebih dari satu dekade berkuasa.

Insiden ini juga membuat Medvedev menunda keberangkatannya ke Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, di mana Rusia sangat berharap di forum tersebut bisa menarik investasi dan menarik lebih banyak uang untuk memodernisasi ekonomi. Medvedev pun bersumpah untuk menemukan dan menghukum mereka yang bertanggung jawab.

Tetapi ledakan itu bisa merusak kepercayaan masyarakat kepada kedua pemimpin Rusia, yang telah berjuang dalam beberapa bulan terakhir seperti memerangi kebakaran hutan musim panas dan asap pekat yang menewaskan ratusan orang, serta berusaha meredakan kekerasan rasis yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Menurut Glen Howard, presiden dari Jamestown Foundation yang berbasis di Washington, mengatakan insiden ini akan “lebih memperburuk ketegangan yang diciptakan oleh sayap kanan di Moskow.”

Namun analis keuangan tersebut mengatakan, para investor di Rusia, seperti warga Rusia sehari-hari, terbiasa dengan serangan teroris. Pasar pun diduga tidak terlalu terpengaruh dengan insiden ledakan bom yang telah menewaskan 35 orang tersebut.

“Moskow  tak akan menangis,” kata John Winsell Davies, Manager Keuangan Wermuth Asset Management – mengutip judul film Soviet yang melambangkan sikap keras kebanyakan orang Rusia dan investor dalam negeri.

“Saya tidak berpikir setiap investor besar akan tergoyahkan oleh serangan bom dari berinvestasi di Rusia setiap perusahaan besar,” kata Zsolt Papp, dari UBP Asset Management di Zurich.

“Rusia adalah sebuah negara yang stabil secara politis, sangat stabil, … dan faktor lain seperti harga minyak memainkan peran yang jauh lebih besar,” katanya.

Tapi ledakan itu merupakan pukulan baru untuk citra Rusia di luar negeri.

Medvedev tampaknya tidak mungkin untuk membatalkan perjalanannya ke Davos, di mana pesan utamanya akan menggaet investor asing untuk masuk ke negeri pecahan Uni Soviet itu. (anw/anw)

 

SUMBER :

http://us.detiknews.com/read/2011/01/25/040104/1553693/10/moskow-tak-akan-menangis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: